Nama : Fitria Rindhiani
Npm : 13213550
Kelas
: 4EA25
Teori
Ethical Egoism dalam Etika Bisnis
Teori egoism
mengatakan suatu tindakan dikatakan etis apabila
bermanfaat bagi diri sendiri serta mengatakan bahwa kita harus mengejar sendiri
atau mengutamakan kepentingan diri kita. teori ini
memaksimalisasi kepentingan individu dilakukan sesuai keinginan individu yang
bersangkutan. Kepentingan ini bukan harus berupa barang/kekayaan, bisa pula
berupa ketenaran, keluarga bahagia, pekerjaan yang baik atau apapun yang
dianggap penting oleh pengambil keputusan.
Dalam teori ini terdapat dua
kategori utama Egoisme yaitu:
- Egoisme Secara Psikologi (Psychological Egoism)
Psychological
Egoism berpandangan bahwa setiap orang senantiasa didorong oleh tindakan untuk
kepentingan diri dan manusia sentiasa melakukan perkara – perkara yang dapat
memuaskan hati mereka ataupun yang mempunyai kepentingan pribadi. Teori ini
menerangkan bahwa individu sebenarnya bertindak sedemikian semata – mata untuk
memenuhi hasrat pribadi.
2. Egoisme Etikal (Ethical Egosim )
Ethical Egoism menegaskan bahwa kita tidak harus
mengabaikan secara mutlak kepentingan orang lain tetapi kita patut
mempertimbangkannya apabila tindakan itu secara langsung akan membawa kebaikan
kepada diri sendiri. Ethical Egoism adalah berbeda dengan prinsip – prinsip
moral seperti sentiasa bersikap jujur, amanah dan bercakap benar. la karena
tindakan tersebut didorong oleh nilai – nilai luhur yang sedia ada dalam diri
manakala dalam konteks ethical egoism pula sesuatu tindakan adalah didorong
oleh kepentingan pribadi. Misalnya, seseorang individu yang memohon pinjaman
akan memaklumkan kepada pegawai bank tentang kesigapan pihak bank bukan atas
dasar tanggungjawab tetapi kerana beliau mempunyai kepentingan diri.
contoh kasus seperti, dalam hal ini etika egoism dalam etika bisnis
tidak disarankan untuk mejalankan bisnis dengan cara pengendalian diri dan pengembangan tanggung jawab sosial karena dalam teori tersebut melihat
diri pelaku sendiri , di ukur dari apakah hal tersebut mempunyai dampak baik atau
berdampak buruk untuk diri sendiri, tidak mengindahkan dampak kepada orang lain
kecuali dampak orang lain berpengaruh kepada pelaku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar